Pupuk organik: Menyerap karbon di tanah

KREDIT GAMBAR:
Gambar kredit
iStock

Pupuk organik: Menyerap karbon di tanah

Pupuk organik: Menyerap karbon di tanah

Teks subjudul
Pupuk organik cocok untuk pertumbuhan tanaman dan dapat membantu memperlambat perubahan iklim dengan menjebak karbon.
    • Penulis:
    • nama penulis
      Pandangan ke Depan Quantumrun
    • September 13, 2022

    Posting teks

    Pupuk organik (OF) telah menjadi populer bagi banyak petani karena dapat menumbuhkan tanaman dan tanah yang lebih sehat. Selain itu, pupuk alami ini lebih berkelanjutan dan dapat membantu perusahaan meningkatkan jejak lingkungan mereka.

    Konteks pupuk organik

    Pupuk organik (OFs) menggunakan nutrisi daur ulang, meningkatkan karbon tanah, dan membantu mengurangi perubahan iklim. Pupuk organik terbuat dari bahan nabati dan hewani (misalnya kompos, cacing tanah, dan pupuk kandang), sedangkan pupuk kimia terbuat dari bahan anorganik seperti amonium, fosfat, dan klorida. 

    Pupuk organik menambahkan komponen ke tanah untuk memperbaiki struktur dan kapasitas retensi airnya, yang mendorong pertumbuhan mikroorganisme dan cacing tanah yang menguntungkan. Pupuk ini melepaskan nutrisi secara perlahan dari waktu ke waktu, mencegah pemupukan berlebihan dan limpasan (ketika tanah tidak bisa lagi menyerap kelebihan air).

    Ada tiga jenis OF yang menonjol, termasuk: 

    • Pupuk organik, dikembangkan dari organisme hidup seperti hewan dan tumbuhan,
    • Organo-mineral, menggabungkan satu pupuk anorganik dengan setidaknya dua pupuk organik, dan
    • Pembenah tanah organik, adalah pupuk yang bertujuan untuk memperbaiki kandungan organik tanah. 

    Konsorsium Industri Pupuk Berbasis Organik Eropa menyoroti bahwa OF mendukung tiga pilar strategi pertumbuhan Komisi Eropa, termasuk:

    1. Pertumbuhan cerdas - mempromosikan solusi berbasis penelitian dan berbasis inovasi di seluruh rantai nilai pertanian. 
    2. Pertumbuhan berkelanjutan - berkontribusi pada ekonomi rendah karbon. 
    3. Pertumbuhan inklusif - memastikan bahwa solusi ini tersedia untuk daerah pedesaan dan perkotaan.

    Dampak yang mengganggu

    Salah satu cara OF dapat memitigasi perubahan iklim adalah dengan menyerap cadangan karbon (atau penyerapan karbon). Karbon dalam tanah distabilkan melalui proses fisik dan biokimia (seperti mineralisasi), menghasilkan penyerapan karbon jangka panjang (lebih dari sepuluh tahun). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak OF dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca, khususnya nitrous oxide (N2O). Jenis gas rumah kaca ini lebih berbahaya daripada karbon dioksida dan dapat dilepaskan melalui proses biokimia tanah (misalnya, pemberian pupuk kandang di ladang). Namun, beberapa penelitian menyatakan bahwa, secara umum, ada emisi gas rumah kaca yang lebih rendah di tanah dengan OF dibandingkan dengan pupuk kimia. Emisi N2O sangat bergantung pada kondisi tanah dan sulit dilacak.

    Selain potensi emisi N2O, kelemahan OF adalah bahwa mereka dapat memakan waktu lebih lama untuk menghasilkan hasil daripada pupuk kimia karena proses biokimia yang perlu terjadi dari waktu ke waktu. Mungkin juga lebih sulit untuk menentukan berapa banyak pupuk yang dibutuhkan, karena tanaman yang berbeda membutuhkan tingkat nutrisi yang berbeda. Dengan demikian, mungkin harus ada beberapa percobaan untuk mencampur dan mencocokkan kelompok tanaman dengan pupuk yang sesuai. Selain itu, OF bisa lebih mahal daripada yang kimia karena membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan pupuk alami.  

    Implikasi dari pupuk organik

    Implikasi yang lebih luas dari OF dapat mencakup: 

    • Menggabungkan teknologi pertanian seperti drone dan sensor dengan metode pemupukan alami dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.
    • Pemerintah memberi insentif kepada petani untuk beralih ke OF untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan lingkungan.
    • Meningkatnya tekanan bagi petani untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang dapat mempengaruhi modal dan sumber daya produsen.
    • Perusahaan pupuk kimia bercabang ke manufaktur pupuk organik sambil mempertahankan beberapa produk berbasis kimia atau menggabungkan organik dengan komponen kimia.
    • Bentuk baru makanan organik yang menampilkan fakta bahwa mereka ditanam menggunakan OF pada kemasannya.

    Pertanyaan untuk dikomentari

    • Apa tantangan potensial lain dari beralih ke pupuk organik?
    • Jika petani beralih ke pupuk dan bahan organik, bagaimana cara petani mencegah hama memakan tanaman mereka?

    Referensi wawasan

    Tautan populer dan institusional berikut dirujuk untuk wawasan ini:

    Konsorsium Eropa Industri Pupuk Berbasis Organik Manfaat pupuk berbasis organik